Sabtu, 22 Oktober 2011


PRATIKUM AUDIO DIGITAL
MODUL  4
PENGUJIAN KUALITAS AUDIO

1.   Tujuan
a.       Mahasiswa dapat mengganti nilai Sample dan Bit Depth sebuah file audio
b.      Mahasiswa dapat menjelaskan perbandingan kualitas audio berdasarkan nilai Bit Depth, Sample Rate
2.   Teori singkat
a.       Audio adalah getaran udara pada frekwensi yang dapat didengar oleh telinga manusia sehingga disebut dengan frekwensi suara atau freuensi audio.
b.      Kualitas audio ditentukan oleh bit rate dan sample rate.bahwa semakin tinggi bit rate dan sample rate maka kualitas suara akan semakin bagus.
c.       Bit Depth adalah nilai resolusi suara atau jumlah tingkatan level suara.
d.      Sample Rate adalah menunjukkan nilai sinyal audio yang diambil dalam satu detik etika melakukan rekaman suara.
3.   Alat dan Bahan
a.       Komputer PC
b.      Software Adobe Audition
c.       File musik  dalam format wav 
4.   Langkah Kerja
4.1.         Mengganti Sample rate dan Bit Dept
a.       Buka Adobe Audition
b.      Import File Audio dengan cara pada window File klik ikon Import File – Pilih file yang diinginkan – klik ganda file tersebut atau klik tombol Open.
c.       Sekarang file yang akan diedit sudah berada pada window File.
d.      Klik ganda ikon file yang akan di edit atau drag and drop ke window editor (Main)
e.      Untuk melihat informasi tentang file ini letakkan pointer pada window editor, klik kanan dan pilih File Info.
f.        Untuk mengganti Bit Depth  dan Sample Rate ,
1         Buka sesion baru: File – New
2         Pada Jendala New Waveform Pilih Sample Rate dan Bit Rate sesuai dengan yang dibutuhkan (tabel 1)
3         Copy File sumber ke sesion baru
4         Simpan file dengan nama baru

5.   Hasil Pengujian

Tabel 1. Perbandingan Ukuran dan Kualitas audio pada sample rate tetap 44100 hz dengan Bit Depth bervariasi 

Sample Rate (Hz)
Bit Dept
Ukuran File (KB)
Kualitas suara
44 100
32
97089
Bagus
44 100
16
48548
Kurang Bagus
44 100
8
24273
Tidak Bagus



Membandingkan berdasarkan Sample Rate

Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
8
11.025
6071
Tidak Jernih
8
22.050
12139
Kurang Jernih
8
32.000
17616
Lembut
8
44.100
24273
Bagus
8
48.000
26422
Lebih Bagus
8
96.000
52841
Paling Bagus

Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
16
11.025
12139
Tidak Jernih
16
22.050
24275
Kurang Jernih
16
32.000
35228
Lembut
16
44.100
48548
Bagus
16
48.000
52841
Lebih Bagus
16
96.000
105678
Paling Bagus

Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
32
11.025
24275
Tidak Jernih
32
22.050
48548
Kurang Jernih
32
32.000
70453
Lembut
32
44.100
97089
Bagus
32
48.000
105678
Lebih Bagus
32
96.000
211353
Paling Bagus

6.   Pembahasan
                Hasil dari percobaan pertama,kedua, ketiga menunjukan kesamaan yang sama jika semakin tinggi bit rate,big dept,sample rate. maka suara yang didengar maka semakin bagus sebaliknya jika ketiganya rendah maka suara yang didengar semakin jelek dan tak enak untuk didengar.
7.   Kesimpulan
                Semain Tinggi Bit Dept dan Sampple Rate yang digunakan, maka semakin bagus kualitas yang di ciptakan Namun semakin tinggi juga akan memakan kapasitas memori yang semakin besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar